BERITA BOLA – Sang pemandu bakat ChelseaPiet de Visser, adalah sosok yang disegani di persepakbolaan dunia. De Visser yang pernah berstatus sebagai pemain dan pelatih sepakbola yang kini menjadi pemandu bakat dan penasehat Roman Abramovich, sejak 2005 lalu.

Sejak 2005, De Visser yang kini sudah berumur 85 tahun itu kerap membantu Chelsea mendatangkan bakat-bakat brilian seperti Kevin De Bruyne, Thibaut Courtois dan masih banyak lagi. Hanya saja, De Visser memiliki pantangan saat menjalankan tugasnya.

Pemilik Chelsea, Roman Abramovich yang dikenal sebagai pria bertangan besi itu kerap mengultimatum De Visser. Abramovich tak ingin rencana transfer Chelsea mendatangkan pemain dibocorkan ke media. Jika De Visser atau sengaja membocorkan rencana transfer tersebut, Abramovich tak segan-segan memberi hukuman kepada pria De Visser.

Baca Juga: Man United Butuh Harry Kane Untuk Kurangi Beban Rashford

“Abramovich tak ingin nama pemain incaran Chelsea dibocorkan ke media. Jika saya mengungkapkan pemain yang diincar Chelsea ke media, ia akan memberikan hukuman,” kata De Visser.

“Itu (hukuman) telah terjadi kepada saya sebelumnya. Saya dapat bertahan hidup dari beberapa hukuman yang saya terima. Meski begitu, saya suka mematuhi perjanjian yang diberikan,” lanjutnya.

Karena aksi gerilya yang dilakukan De Visser itulah, tak jarang transfer kejutan dilakukan Chelsea. Dalam dua tahun terakhir saja Chelsea tiba-tiba mengumumkan dua nama yang tak pernah dikaitkan dengan mereka, yakni seperti Christian Pulisic dan Hakim Ziyech.

Untuk nama yang disebut terakhir, baru akan bergabung Chelsea pada bursa transfer musim panas 2020. Hanya saja, belum diketahui secara pasti kapan bursa transfer musim panas 2020 akan dibuka, imbas pandemi virus corona.

Email